Banyak Makan Tahu Bermanfaat Untuk Memangkas Resiko Menopause Dini

Manfaat mengkonsumsi Tahu¬†–¬†menopause merupakan periode alamiah yang pasti akan terjadi pada setiap tubuh wanita. Kondisi ini normal terjadi, sebagai pertanda bahwa ovarium telah berhenti menjalankan fungsinya untuk menghasilkan sel telur. Selain itu ovarium juga akan berhenti memproduksi hormon kewanitaan seperti hormon estrogen dan progesteron. Hormon tersebut berfungsi dalam mengatur kehamilan dan periode menstruasi wanita, juga berperan penting dalam berkembangnya bentuk fisik tubuh wanita. Bahkan hormon estrogen turut membantu melindungi jaringan tulang.

Bahaya Kesehatan Saat Kamu Tinggal di Tempat Berisik - Polusi itu bukan hanya ada pada udara dan air saja, bahkan suara pun bisa menjadi polusi jika sudah dianggap mengganggu. Kebisingan di daerah kota besar yang dihasilkan dari klakson dan mesin kendaraan mungkin sudah tak asing terdengar. Mungkin kita juga sering dihadapkan dengan pusat keramaian seperti tempat perbelanjaan dan lingkungan yang ramai dan padat penduduk. Tentu saja tempat seperti itu biasanya sangat berisik, ada berbagai suara yang dihasilkan dari berbagai penjuru. Nah, jika Anda merasa terganggu dengan kondisi tersebut, maka bisa dikatakan itu merupakan polusi suara. Bahaya Kesehatan Saat Kamu Tinggal di Tempat Berisik Polusi suara mungkin tidak begitu diperhatikan seperti polusi udara yang membuat sesak napas dan polusi perairan yang bisa menyebabkan keracunan. Namun, jangan pernah sekalipun menyepelekan mengenai polusi suara yang belakangan ini kian meningkat. Tingkat kebisingan yang parah akan memberikan dampak buruk bagi kesehatan, baik secara fisik maupun psikis. Tempat berisik sebaiknya Anda hindari, jika tidak ingin terkena dampak buruk seperti yang dijelaskan pada uraian berikut ini. Dampak Buruk Tinggal di Tempat Berisik 1. Mengalami Masalah Kejiwaan Coba bayangkan jika Anda harus tinggal di lingkungan yang berisik, pasti emosi Anda mudah untuk terpancing dan mudah sekali marah. Memang benar jika suasana bising dan tidak tenang, maka kita akan merasa mudah gelisah, tidak dapat mengontrol emosi dengan baik, bersikap argumentatif dan mudah merasakan cemas. Tentu saja semua hal tersebut dapat terjadi mengingat tidak ada ketenangan yang bisa dinikmati di dalam rumah sendiri. [ Baca juga : 10 Penyakit berbahaya akibat stress berlebih ] 2. Muncul Gangguan Endokrin Sistem endokrin dalam tubuh tidak akan berjalan dengan normal saat Anda berada di tempat yang berisik. Efek dari suara yang mengganggu telinga akan menyebabkan produksi hormon adrenalin dan nonadrenalin meningkat. Akibatnya kadar kortisol dalam darah ikut meningkat dan menyebabkan tubuh mengalami retensi cairan, mudah lelah, mengalami penurunan imunitas tubuh, penambahan berat badan, hingga gagal jantung dan penyakit stroke. 3. Resiko Perkembangan Anak yang Terganggu Saat anak masih dalam kandungan memang organ tubuhnya belum sempurna. Namun mereka tetap bisa mendengar suara yang berasal dari luar, dan mereka merespon setiap suara yang didengar. Jika seorang ibu hamil berada pada tempat yang berisik, maka anak yang dikandungnya akan mengalami gangguan perkembangan hingga saat dilahirkan nanti. Hal tersebut dikarenakan dalam kondisi bising produksi hormon menjadi terganggu sehingga proses perkembangan anak juga ikut terganggu. [ Baca juga : Cara membuat anak kembar ] 4. Mengalami Gangguan Tidur Hal ini tentu merupakan hal yang paling akan terasa saat Anda tinggal di tempat berisik. Saat banyak suara yang mengganggu dan terlalu ramai, maka tidur juga akan menjadi terganggu dan bisa dipastikan akan sangat sulit untuk bisa mendapatkan tidur yang berkualitas. Tidur yang tidak nyenyak dapat menyebabkan gangguan sistem endokrin, meningkatkan stres dan menimbulkan gangguan kardiovaskular. 5. Masalah Jantung dan Hipertensi Kedua masalah kesehatan yang saling berhubungan ini juga akan kerap muncul jika Anda memaksakan diri untuk tinggal di tempat yang penuh keributan. Suara berisik dari berbagai sumber bisa memicu terjadinya penyakit jantung koroner dan penyakit lainnya yang berhubungan dengan jantung. Selain itu, tekanan darah juga ikut meningkat sehingga bahaya hipertensi akan mengintai Anda. [ Baca juga : 6 Gejala Penyakit jantung yang harus diwaspadai ] Nah, itulah bahaya dari tinggal di tempat berisik untuk kesehatan tubuh. Jika memungkinkan, carilah tempat tinggal ke pinggiran kota atau desa untuk menghindari kebisingan. Namun jika tidak bisa, penutup telinga bisa menjadi pilihan untuk digunakan saat akan bersantai di rumah.

Masa menopause pasti akan dialami oleh setiap wanita, namun kita bisa mencegahnya untuk datang lebih lama. Sebagian besar wanita takut menghadapi menopause karena efek samping yang terjadi pada tubuh dianggap cukup menakutkan, terutama jika menopause terjadi lebih cepat. Namun Anda para wanita tidak perlu terlalu khawatir, karena ditemukan penelitian bahwa tahu dapat menjadi makanan yang berperan dalam mencegah terjadinya menopause dini.

Gejala Menopause

Menopause biasanya terjadi secara bertahap, dan jika melakukan pola hidup sehat sebenarnya tidak ada yang perlu dikhawatirkan dengan efek dari menopause. Gejala dimulai dari siklus menstruasi yang tidak teratur, mudah lelah, emosi tidak stabil, sulit tidur dan berkeringat di malam hari. Selain itu libido menurun drastis disertai dengan vagina yang kering dan kurang elastis. Tubuh juga mengalami ketidakseimbangan hormon, sering merasa pusing, sulit berkonsentrasi dan mudah mengalami nyeri sendi atau tulang. Kebanyakan orang merasa khawatir dengan resiko osteoporosis karena hormon estrogen yang tidak lagi diproduksi ovarium sehingga tulang mudah keropos.

Gejala tersebut tentu akan berbeda-beda pada setiap wanita, ada yang mengalami semuanya atau sebagian saja. Mungkin ada yang mengalami menopause secara bertahap, namun tak jarang yang tiba-tiba saja langsung berhenti menstruasi. Tetapi biasanya yang mengalaminya secara bertahap tidak akan mengalami efek samping yang parah. Gejala tersebut akan berkurang seiring berjalannya waktu, jadi Anda tidak perlu khawatir dan terlalu cemas dengan datangnya periode menopause. Jika terasa sangat parah dan mengganggu, Anda bisa memeriksakan diri ke dokter untuk meringankan gejalanya.

Manfaat Tahu untuk Mencegah Menopause Dini

Tahu memang makanan yang kaya nutrisi. Meski terbilang murah dan sering dicap sebagai makanan masyarakat kelas bawah, nyatanya tahu sering dikonsumsi oleh masyarakat dari berbagai kalangan. Tahu merupakan makanan yang bahan dasarnya kedelai. Artinya, tahu mengandung protein nabati yang sangat dibutuhkan oleh tubuh dalam meregenerasi sel dan memperbaiki jaringan. Dalam penelitian tahun 2016 disebutkan bahwa tahu juga dapat berkhasiat dalam mencegah terjadinya menopause dini.

Dikatakan bahwa wanita yang rutin mengkonsumsi protein nabati akan mengalami resiko menopause dini lebih rendah 16 persen daripada wanita yang jarang mengkonsumsi protein nabati. Protein nabati dipercaya dapat mengatasi ketidakseimbangan hormon. Dengan kata lain menopause dini pun dapat dicegah dengan mengkonsumsi secara rutin makanan yang kaya protein nabati seperti tahu.

Lalu mengapa bisa terjadi menopause dini? Banyak hal yang menyebabkan hal tersebut terjadi. Beberapa penyebabnya antara lain faktor keturunan, pernah menjalani kemoterapi atau terapi radiasi, kebiasaan merokok, mengalami stres berat, makanan yang mengandung bahan kimia seperti pengawet dan penyedap rasa, sering melakukan masturbasi dan malas berolahraga. Jika kita mengkonsumsi makanan yang bernutrisi dan menjaga kesehatan tubuh serta pikiran, tentu saja menopause dini dapat kita cegah.

Ternyata hanya dengan mengkonsumsi tahu dan makanan lainnya yang mengandung protein nabati, kita dapat mengurangi resiko terjadinya menopause dini. Jadi, yuk mulai bersahabat dengan tahu si makanan ajaib ini.

Loading...
0 Shares
Share
+1
Pin
Tweet