Cara memperbanyak ASI secara alami

Cara memperbanyak ASI secara Alami – Bagi bayi, ASI merupakan asupan yang sangat mudah dicerna dan juga bergizi. ASI merupakan air susu ibu yang akan keluar sesaat setelah sang ibu melahirkan. Walaupun beberapa faktanya banyak ibu yang tidak menyusui bayinya karena ASI yang dihasilkan sedikit atau tidak ada sama sekali. Padahal ASI memiliki banyak nutrisi penting. Bahkan beberapa penelitian mengumumkan banyaknya ASI yang dikonsumsi bayi ketika kecil akan meningkatkan fungsi otak lebih besar. Selain itu ibu akan semakin dekat dan memiliki hubungan batin dengan sang bayi.

ASI sendiri terkadang tidak bisa diprediksi, apakah keluarnya banyak atau sedikit. Bagi anda ibu yang mengalami kendala ASI yang kurang atau tidak banyak, jangan menggunakan bahan kimia atau obat karena akan mempengaruhi bayi anda. berikut bahan alami yang bisa membantu memperbanyak ASI.

Tips meningkatkan produksi ASI secara alami

Cara memperbanyak ASI

Gambar ilustrasi

1). Mengompres Payudara

Bayi umumnya kesulitan menyedot ASI jika keadaan payudara keras dan juga tegang. Hal ini terjadi wajar, karena fluktuasi dari hormon ibu yang baru saja melahirkan. Siasat yang bisa anda gunakan yakni mengompres payudara dengan handuk hangat. Jika dirasa payudara sudah melunak, maka berikan bayi anda ASI setelahnya. Usahakan mengompres menggunakan air hangat yang matang, karena bayi akan menghisap puting payudara ibu setelahnya dan berbahaya jika payudara terkena air yang tidak matang.

2). Mengonsumsi Makanan

Mengonsumsi makanan tertentu sudah menjadi keharusan ibu yang sedang menyusui. hal ini karena apapun yang ibu makan maka akan teraliri termasuk kedalam ASI. Sehingga sangat dihindari untuk mengonsumsi makanan yang pedas dan amis. Salah satu cara memperbanyak ASI secara alami juga dengan makanan. Ada beberapa sayuran yang membantu memprodusi lebih banyak ASI dari dalam tanpa efek samping. Makanan yang bisa dikonsumsi seperti, Paria atau pare, air, daun katuk dan oatmeal.

Baca Juga :  Manfaat puasa bagi Ibu hamil

3). Pilih KB yang tepat

Bagi anda yang memilih jalur KB untuk merencanakan anak yang dimiliki tentu saja setelah melahirkan anda akan mengalami adaptasi hormon kembali. Hal tersebut bisa mempengaruhi produksi ASI pada ibu. Sebaiknya anda memilih KB yang tepat dengan tubuh anda. jika produksi menurun, konsultasikan dengan dokter kandungan apakah hal tersebut dipengaruhi oleh pil KB atau KB yang sedang anda gunakan sekarang ini.

4). Sering melakukan pijat payudara

Pijat payudara bisa dilakukan pada anda yang mengalami menurunya produksi ASI. Anda bisa melakukan stimulan atau pijatan lembut pada payudara. Agar ASI yang diproduksi meningkat dan aliran darah menjadi terputar dengan baik.

[ Baca juga : Manfaat pijat bayi ]

5). Jangan malas menyusui bayi

Kendala selanjutnya adalah banyak ibu yang menunda untuk menyusui anaknya. Padahal bayi membutuhkan ASI agar cepat berkembang. Terutama ketika bayi berusia 0-6 bulan sebelum masuknya makanan apapun, bayi menyusui tiap 2 jam sekali. Rajin menyusui akan memberikan nutrisi pada bayi dan meningkatkan ASI. Dengan membuat waktu yang rutin dan teratur maka akan bertambah sesuai instruksi payudara. Jika penjelasannya dibalik menjadi akan mengurangi produksi bayi jika sering menyusui justru salah kaprah. Mulai sekarang jangan malas menyusui bayinya ya.

6). Menggunakan pompa ASI

Jika produksi ASI menurun maka ada baiknya anda menggunakan pompa ASI. Pompa ini bisa menyedot dan menghisap ASI yang ada dan merangsang payudara kembali agar berproduksi lebih banyak dibanding isapan bayi biasanya. Pompa ASI juga menyelamatkan ASI dari basi dan juga kualitas yang jelek. Terutama bagi beberapa bayi yang agak jarang menyusui dibanding waktu normalnya. Maka menggunakan pompa akan meningkatkan kandungan ASI ibu.

Baca Juga :  Cara membentuk bokong jadi lebih indah

7). Hindari pikiran dan stres

Terakhir yakni tergantung pada sang ibu sendiri. Stres dan pikiran dapat menyebabkan produksi ASI berkurang dan kualitasnya menurun. Hal ini karena hormon mempengaruhi kerja dan produksi ASI. Dengan begitu, hindari pikiran dan stres serta kelelahan karena kegiatan yang padat. Cukup fokus terhadap nutrisi dan ASI untuk sang bayi. Karena tidak ada yang lebih penting untuk ibu selain tumbuh dan berkembangnya anak menjadi pribadi yang sehat dan kebal terhadap berbagai penyakit.

Loading...
0 Shares
Share
+1
Pin
Tweet