Flu Singapura : Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya

Flu Singapura adalah jenis penyakit berjangkit infeksi, dimana penyakit tersebut disebabkan jenis virus RNA. Virus RNA memang tidak seberbahaya virus DNA, namun jika menginfeksi seseorang tetap dibutuhkan perhatikan khusus dan perawatan yang intensif. Flu Singapura juga dikenal sebagai Hand, Foot, and Mouth Disease yang disingkat HFMD. Di Indonesia penyakit ini disebut KTM atau penyakit Kaki, Tangan dan Mulut.

Penyakit ini disebut Flu Singapura karena pertama kali meledak kasusnya di Singapura, bahkan mencapai 2.600 kasus. Biasanya Flu Singapura lebih mudah menyerang anak-anak dan tidak membahayakan, namun jika penyakit ini disertai penyakit komplikasi tentu saja dapat mengancam nyawa karena dapat menyebabkan kematian. Di Indonesia sendiri kasus Flu Singapura tidak begitu banyak, namun setidaknya dalam sehari tetap saja ada satu atau dua kasus yang muncul.

flu singapura

Flu Singapura

Gejala Flu Singapura

Flu Singapura memang lebih sering menyerang anak-anak karena imunitas anak lebih lemah dibandingkan orang dewasa. Namun bukan tidak mungkin penyakit tersebut menyerang orang dewasa saat kondisi tubuh kurang fit atau tidak sedang dalam kondisi prima. Gejala yang muncul saat mulai terjangkit virus lu Singapura kurang lebih sama antara anak-anak dan orang dewasa. Hanya saja pada anak lebih sering terjadi komplikasi sehingga membutuhkan perawatan yang lebih intensif.

Gejala yang paling sering dijumpai yaitu suhu tubuh meningkat walaupun jarang terlalu tinggi, pada kulit sekitar tangan, kaki dan sela-sela jari muncul bintik-bintik merah, dan pada mulut muncul sariawan yang parah dengan jumlah yang banyak sehingga kondisi tersebut dapat membuat penderitanya tidak mempunyai nafsu makan.

gejala flu singapura

Pada kondisi yang parah terdapat lepuh di rongga mulut dan bagian tubuh lain yang disertai demam tinggi. Bahkan bisa jadi penderita akan kejang-kejang dan sesak napas, itu pertanda bahwa pasien sudah dalam keadaan yang buruk. Kondisi tersebut membutuhkan perawatan, dan pasien perlu diasingkan sampai lepuh benar-benar kering.

Penyakit komplikasi yang mungkin terjadi adalah diare, mual dan muntah serta dehidrasi. Jika masalah tersebut sampai muncul segera berikan pertolongan pertama lalu bawa si penderita ke rumah sakit atau balai pengobatan terdekat. Memberikan tindakan sedini mungkin akan mengurangi resiko kematian bagi penderita yang telah terinfeksi.

Penyebab Flu Singapura

Flu Singapura disebabkan oleh virus RNA dari genus Enterovirus (non polio) dan famili Picornaviridae. Jenis yang umumnya ditemukan yaitu dari virus Coxsackie A, virus Coxsackie B, Echovirus dan Enterovirus. virus Coxsackie A16 merupakan virus yang paling sering muncul dan menginfeksi, sedangkan virus Enterovirus 71 lebih berbahaya karena seringkali menyebabkan penyakit Flu Singapura yang cukup parah, bahkan menyebabkan kematian.

Penyakit ini lebih sering muncul saat musim panas, dan keseringan yang menjadi korban adalah anak usia 2 minggu hingga 10 tahun. Orang dewasa biasanya lebih kebal dengan virus iini, namun dalam kondisi imunitas tubuh yang sedang menurun, bisa saja orang dewasa turut menjadi korban. Penularan bisa secara langsung dengan melakukan kontak pada pasien, atau bisa juga secara tidak langsung melalui benda yang terkontaminasi oleh hasil sekresi seperti ludah, tinja, dan cairan dari vesikel atau eksreta.

[ Baca juga : Penyakit lupus, gejala dan penyebabnya ]

Virus dari genus Enterovirus memiliki masa inkubasi selama dua hingga 5 hari. Meski tidak ada vektor yang membawa penyakit ini menyebar, namun ada hewan yang dapat digunakan sebagai pembawanya yaitu kecoak dan lalat. Karena itu sangat penting untuk menjaga kebersihan lingkungan agar dapat terhindar dari Flu Singapura. Orang yang telah terkena Flu Singapura akan kebal dan tidak akan terinfeksi lagi dengan strain virus yang sama, namun masih bisa terjangkit infeksi lagi jika diserang oleh strain Enterovirus yang lain.

Cara Pengobatan

Untuk mengobati penyakit Flu Singapura tidak diperlukan tindakan khusus selama kondisi tidak parah dan terjadi komplikasi, karena memang belum ada vaksin yang dapat menyembuhkan seseorang dari penyakit tersebut. Penyakit ini dapat sembuh dengan sendirinya ketika kesehatan si penderita kembali prima. Namun, bukan berarti tidak dilakukan tindakan sama sekali. Tindakan yang diberikan hanya berfungsi untuk mengurangi rasa sakit dan membantu mengembalikan kondisi tubuh yang fit dan prima.

Jika terjadi demam, bisa diberikan obat paracetamol agar panas tubuh segera normal kembali. Bintik merah dan luka di sekitar jari dan kuku dapat dibersihkan dengan pembersih luka agar tidak terjadi infeksi. Sedangkan untuk mulut yang mengalami sariawan dapat diringankan rasa sakitnya dengan mengkonsumsi makanan atau minuman yang sedikit lebih sejuk, lembut dan mudah ditelan.

Hindari makanan yang pedas dan keras yang membuat susah untuk mengunyah, dan jauhi minuman yang bersifat asam agar mulut tidak terasa semakin perih. Jangan lupa untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh dengan banyak mengkonsumsi cairan mineral untuk mencegah dehidrasi. Bila terjadi kondisi yang parah seperti diare dan muntah segera bawa ke rumah sakit agar mendapat perawatan oleh pihak medis.

Tindakan Pencegahan

Semua orang berpotensi untuk terkena Flu Singapura namun dengan tindakan pencegahan dan selalu menjaga kesehatan tubuh, penyakit tersebut masih bisa untuk dihindari. Beberapa tindakan berikut dapat dilakukan untuk mencegah penularan Flu Singapura:

  1. Sebisa mungkin hindari penggunaan fasilitas umum.
  2. Hindari menggunakan barang yang sama dengan orang lain, apalagi jika memang diketahui orang tersebut sedang terinfeksi.
  3. Segera mencuci tangan bila setelah bepergian dan melakukan kontak langsung dengan orang lain.
  4. Ajarkan anak untuk mencuci tangan dan kaki sepulang sekolah dan bermain-main.
  5. Tutup hidung dan mulut ketika batuk dan bersin, begitu pula jika ada yang bersin dan batuk di dekat kita sebaiknya segera tutup hidung dan mulut untuk mencegah virus menular kepada kita.
  6. Perbanyak konsumsi makanan dan minuman yang bergizi, agar kondisi tubuh selalu prima, dengan begitu virus tidak akan mudah menyerang tubuh.
  7. Biasakan diri untuk menggunakan perlengkapan pribadi dan hindari meminjamkan barang kepada orang lain.
  8. Sering-seringlah membersihkan barang dan peralatan di rumah, juga mainan anak agar tidak sampai menjadi sarang berkembangnya virus dan bakteri penyebab penyakit.
  9. Jika anak sedang terinfeksi, sebaiknya biarkan beristirahat di rumah. Meski terkadang tidak parah, sebaiknya tidak ke sekolah dahulu sampai benar-benar sembuh agar virus tidak menyebar dan menular ke teman-teman di sekolahnya.
  10. Bawakan anak bekal ke sekolah, dengan begitu anak akan menggunakan perlengkapan makanannya sendiri, bukan perlengkapan makan di kantin yang juga dipakai oleh orang lain. Selain itu makanan yang dibawa dari rumah lebih terjamin kebersihan dan kesehatannya.

Penyakit Flu Singapura memang bukan penyakit serius yang membahayakan, namun perlu dilakukan pengawasan agar jangan sampai terjadi komplikasi yang dapat memperburuk kondisi kesehatan. Dengan menjaga daya tahan tubuh, kita dapat menghindari penyakit tersebut. Apalagi jika kita mengetahui gejala, penyebab dan cara pengobatan Flu Singapura, maka proses penyembuhan akan berlangsung lebih cepat.

Loading...
8 Shares
Share8
+1
Pin
Tweet