Fungsi Tembaga bagi tubuh

Fungsi Tembaga bagi tubuh – Mungkin banyak yang heran bagaimana tembaga yang biasa digunakan sehari-hari sebagai alat penghantar listrik atau peralatan dapur, dapat memberikan manfaat bagi tubuh. Ya, tembaga memang lebih dikenal sebagai perkakas keras untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Namun dalam jumlah mikro, unsur tembaga juga tak kalah penting fungsinya untuk menunjang aktivitas dalam tubuh.

Tembaga dengan nama ilmiah Cu merupakan mineral terbanyak ketiga di dalam tubuh yang banyak manfaatnya dalam menjaga kesehatan. Tembaga atau copper sangat penting peranannya dalam pemanfaatan zat besi, mendukung pertumbuhan yang normal, kesehatan otak dan jantung serta organ vital tubuh lainnya. Tembaga juga membantu metabolisme kolesterol dan glukosa, serta pembentukan enzim-enzim yang diperlukan tubuh.

Tembaga

Tembaga

Tembaga di dalam tubuh jumlahnya hanya sekitar 1,4 sampai 2,1 miligram per kilogram berat badan orang dewasa. Mineral tembaga tidak dapat diproduksi di dalam tubuh, jadi harus dipasok dari luar dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung tembaga. Beberapa makanan yang terdapat tembaga di dalamnya yaitu tiram, jamur, alpukat, tempe dan keju.

Tembaga sudah dikenal dalam hal mendukung kesehatan dan fungsi organ dalam tubuh, dalam dunia medis bahkan ada terapi menggunakan tembaga untuk mengatasi berbagai masalah dan gangguan kesehatan. Beberapa fungsi atau manfaat tembaga bagi tubuh antara lain:

5 Fungsi Tembaga bagi tubuh

1). Sebagai Antioksidan

Tembaga dapat merangsang tubuh membentuk antioksidan alami yang berfungsi untuk menangkal radikal bebas penyebab berbagai penyakit degeneratif. Bekerja sama dengan mineral zinc, tembaga berperan aktif sebagai antioksidan pada beberapa organ penting dalam tubuh.

Loading...

2). Perawatan Pasca Hamil dan Melahirkan

Saat hamil dan melahirkan, seorang wanita akan kehilangan banyak darah dan bisa menyebabkan anemia. Dengan adanya tembaga, tubuh organ yang membentuk sel darah merah akan dipacu untuk menghasilkan sel baru lebih banyak sehingga tubuh bisa kembali pulih dengan cepat. Selain itu tembaga mengontrol pelepasan maupun penyimpanan zat besi sehingga dapat menghindarkan tubuh dari anemia.

3). Menjaga Kekuatan Tulang

Kuat tidaknya tulang juga bergantung pada jumlah tembaga yang terdapat dalam tubuh. Tembaga merangsang pembentukan enzim yang mendukung pembentukan kolagen sebagai material pembentuk tulang. Meski hanya dibutuhkan dalam jumlah yang sangat sekikit, kekurangan tembaga akan memberikan masalah bagi kesehatan tulang.

4). Menurunkan Kolestrol dan Tekanan Darah Tinggi

Tembaga dapat menetralkan kandungan kolesterol dalam darah sehingga pembuluh darah akan terbebas dari penyempitan akibat menumpuknya kolesterol jahat. Karena pembuluh darah dalam kondisi sehat maka tekanan darah tinggi dapat dihindari.

5). Mengatur Pigmen pada Mata, Kulit dan Rambut

Kulit yang pucat dan rambut yang kusam bisa jadi merupakan pertanda tubuh kekurangan tembaga. Karena tembaga memiliki peranan dalam pembentukan pigmen, maka kebutuhan tubuh akan tembaga harus selalu terpenuhi. Dengan begitu kulit akan menjadi sehat dan rambut akan terlihat hitam berkilau, serta warna pigmen mata yang terang dan jelas.

Selain manfaat di atas, tembaga juga berperan dalam menjaga kesehatan jantung, menjaga fungsi kelenjar tiroid, meredakan nyeri sendi, meminimalisir kehilangan mineral tulang, berperan dalam sintesis hemoglobin dan mielin yang menyelubungi syaraf. Dengan manfaat yang begitu banyak, wajar saja jika menu makanan yang mengandung tembaga wajib ada dalam asupan gizi sehari-hari.

Kekurangan tembaga akan memberikan efek buruk bagi tubuh seperti osteoporosis, radang sendi, gangguan kardiovaskular, mudah lelah dan terinfeksi, serta mengalami kondisi kronis pada jantung, sistem syaraf dan aliran darah. Jadi, jangan lupa untuk memperhatikan asupan mineral tembaga agar dapat berfungsi dengan baik bagi tubuh.

Loading...
0 Shares
Share
+1
Pin
Tweet