Ketahui Jenis-jenis Lemak Dalam Tubuh Manusia

Jenis-jenis Lemak Dalam Tubuh Manusia –¬†Kalau mendengar kata lemak, hampir sebagian besar orang menganggap lemak sebagai agen penyebab gemuknya tubuh seseorang. Memang ada benarnya lemak dapat membuat tubuh menjadi gemuk, namun bukan berarti selamanya lemak harus dimusuhi. Lemak juga merupakan zat yang penting dan dibutuhkan tubuh untuk menghasilkan kalori. Kalori lah yang dibakar dan diubah menjadi energi untuk kita melakukan aktivitas setiap harinya.

Jenis-jenis Lemak Dalam Tubuh Manusia

Ternyata, dalam tubuh manusia terdapat berbagai jenis lemak dengan bentuk dan fungsinya masing-masing. Ada lemak yang memberikan manfaat untuk tubuh, namun ada juga lemak yang dapat menyebabkan munculnya beberapa jenis penyakit. Karena itu, sangat penting untuk mengetahui jenis lemak dalam tubuh, dan jenis makanan sebagai sumber lemak tersebut. Lemak hanya bisa kita peroleh dari makanan, karena tubuh tidak bisa memproduksinya sendiri.

Jenis Lemak dalam Tubuh Manusia

1. Asam Lemak Tak Jenuh

Asam lemak tak jenuh terbagi lagi menjadi dua jenis lemak, yaitu asam lemak tak jenuh tunggal dan asam lemak tak jenuh ganda. Asam lemak tak jenuh tunggal biasanya bisa kita dapatkan dari minyak zaitun, kacang-kacangan dan minyak kanola dan alpukat. Fungsinya dalam tubuh yaitu sebagai pengontrol kadar insulin agar tubuh tidak mudah terserang penyakit diabetes. lemak ini membantu meningkatkan kolesterol baik dalam darah sehingga secara tidak langsung dapat menjaga kesehatan jantung.

Loading...

Sementara itu, asam lemak tak jenuh ganda bisa kita peroleh dari minyak zayur, berbagai jenis buah dan sayuran, kacang-kacangan, juga beberapa jenis ikan laut seperti tuna, salmon, sarden dan hering. Salah satu jenis asam lemak tak jenuh ganda adalah omega-3 dan omega-6. Fungsinya juga hampir sama dengan asam lemak tak jenuh tunggal, yaitu mencegah penyakit jantung koroner dan meningkatkan kadar kolesterol baik dalam tubuh.

2. Asam Lemak Jenuh

Asam lemak jenuh termasuk jenis lemak yang jahat, karena dapat menyebabkan berbagai penyakit dalam tubuh apalagi jika jumlahnya berlebihan. Asam lemak tak jenuh juga sering disebut lemak padat, karena akan membeku pada suhu ruangan. Lemak jenuh bersumber dari ayam, produk susu dan olahannya, daging merah, santan, margarin dan mentega. Tentu saja kita harus menghindari lemak tersebut, karena dapat memicu munculnya penyakit diabetes dan penyakit jantung koroner. Terlebih lagi, kadar kolesterol jahat dalam tubuh akan meningkat dan dapat menyebabkan tekanan darah tinggi.

3. Lemak Trans

Lemak trans juga temasuk lemak jahat yang dapat meningkatkan resiko penyakit kolesterol dan jantung. Lemak trans diperoleh dari produk susu dan olahannya, daging merah dan juga makanan yang digoreng. Saat menggoreng, lemak dari minyak sayur akan mengalami hedrogenasi parsial sehingga kadar kolesterol jahat lebih banyak dari kolesterol baik. Karena itu sebaiknya kurangi konsumsi gorengan dan perbanyak konsumsi buah dan sayur.

Hubungan Lemak dengan Kolesterol

Lemak yang masuk di dalam tubuh akan diproses di dalam hati dan diubah menjadi kolesterol. Kolesterol baik dapat membantu menjaga kesehatan sel syaraf, mencerna lemak dan vitamin D serta hormon reproduksi. Namun lemak yang berlebihan akan menyebabkan produksi kolesterol jahat justru meningkat dan hal tersebut akan menimbulkan berbagai penyakit berbahaya. Kolesterol dapat mempersempit dan menyumbat pembuluh darah arteri, yang menjadi penyebab munculnya  serangan jantung dan penyakit stroke.

Nah, sudah tahu kan jenis lemak dan fungsinya bagi tubuh kita? Dengan menjalani pola hidup sehat kita tidak perlu takut dengan lemak jahat. Makanan yang sehat akan membantu memproduksi lemak baik sehingga tubuh semakin sehat dan kuat.

Loading...