Panduan Praktis Cara Menjalani Diet Mediterania

Cara Menjalani Diet Mediterania –¬†Banyak orang melakukan diet untuk mengatasi kelebihan lemak dan berat badan. Namun keseringan diet yang mereka jalani justru memberikan dampak buruk bagi kesehatannya. Pasalnya diet identik dengan menahan lapar dan menghindari berbagai jenis makanan sama sekali. Hal tersebut tentu saja salah dan tidak boleh dilakukan. Tubuh tetap membutuhkan asupan nutrisi dari makanan yang kita makan. Nah, bicara soal diet, salah satu cara diet yang terkenal bagus dan sehat adalah diet Mediterania.

Cara Menjalani Diet Mediterania

Dikatakan diet Mediterania karena orang-orang yang tinggal di sekitar laut Meiterania yaitu antara Italia dan Yunani memiliki pola makan yang sehat. Pola makan mereka kemudian diikuti dan dikenal sebagai diet Mediterania. Fakta menunjukkan bahwa masyarakat di sana sangat tertib dalam mengatur jenis makanan harian mereka, sehingga mereka terhindar dari penyakit jantung, kolesterol hingga kanker dan penyakit degeneratif lainnya.

Panduan Menjalani Diet Mediterania

Dalam hal ini, diet yang dilakukan adalah mengurangi frekuensi dari mengkonsumsi makanan tertentu. Boleh memakannya sesekali, dan memilih makanan pengganti yang dapat memenuhi kebutuhan harian tubuh. Sebelumnya, ada aturan yang harus dipenuhi jika ingin menjalani diet Mediterania, yaitu:

  1. Mengurangi konsumsi makanan yang digoreng atau menggunakan margarin. Jika ingin makan makanan yang digoreng sebaiknya menggorengnya dengan minyak zaitun.
  2. Wajib mengkonsumsi sayur dan buah yang bervariasi setiap hari. Bahkan ganti camilan dengan berbagai jenis buah-buahan yang menyehatkan.
  3. Makanan yang dimasak harus dengan cara dikukus, dibakar atau direbus.
  4. Kurangi penggunaan garam dan gula, jika ada ganti dengan bahan alami yang dapat memberikan rasa asin dan manis.
  5. Membatasi konsumsi daging merah dan juga lemaknya, maksimal hanya sekali dalam sebulan jika ingin mengkonsumsi daging merah.

Dalam diet Mediterania, tidak hanya makanan yang menjadi patokan untuk bisa sukses menjalaninya. Kita juga perlu melakukan aktivitas fisik seperti berolahraga setiap hari. Selain dapat melatih kekuatan otot jantung, olahraga akan membantu proses pembakaran lemak lebih cepat.

Untuk menu harian, kita bisa mengkonsumsi berbagai jenis sumber karbohidrat seperti nasi, gandum kompleks, dan kentang. Hindari mengkonsumsi makanan yang terbuat dari tepung olahan. Untuk sumber nutrisi lainnya seperti vitamin dan mineral kita bisa memperolehnya dari Buah-buahan, sayuran dan berbagai jenis kacang-kacangan. Susu, keju dan yoghurt serta minyak zaitun boleh dikonsumsi 2-3 kali dalam seminggu.

Untuk menu mingguan, kita bisa mengkonsumsi berbagai jenis makanan laut seperti ikan, udang, cumi-cumi dan yang lainnya. Daging unggas dan makanan yang manis juga dikonsumsi dalam menu mingguan. Sementara daging merah dikonsumsi tidak lebih dari sekali dalam sebulan.

Contoh Menu Diet Mediterania

Sebagai contoh, Anda bisa mengikuti pengaturan menu untuk menjalani diet Mediterania seperti berikut ini:

  • Menu Sarapan Pagi : roti gandum atau oatmeal ditambah pisang, dengan telur rebus dan air putih hangat
  • Menu Makan Siang : sayuran yang dimasak tanpa garam ditambah jus buah tanpa gula, dengan yoghurt dan ikan laut
  • Menu Makan Malam : Salad sayuran dengan minyak zaitun dan kentang rebus

Sebagai cemilan di antara waktu sebelum makan siang dan sebelum tidur bisa Anda makan buah-buahan segar. Sebaiknya makan malam dilakukan sebelum pukul 7 malam, agar proses metabolisme dapat berjalan lebih cepat dan lancar. Setiap hari lakukan kombinasi menu agar nutrisi yang dibutuhkan tubuh tetap terpenuhi, dan juga minum air putih yang cukup untuk mencegah tubuh mengalami dehidrasi.

Itulah panduan cara menjalani diet Mediterania yang dikenal sebagai diet yang menyehatkan. Diet bukan hanya berfokus untuk mendapatkan tubuh langsing, namun lebih kepada kesehatan tubuh yang tetap terjaga.

Loading...
2 Shares
Share2
+1
Pin
Tweet