Pertolongan Pertama Saat Keluarga Terkena Angin Duduk

Pertolongan Pertama Saat Keluarga Terkena Angin Duduk –¬†Angin duduk sering dianggap sebagai penyakit yang disebabkan oleh masuk angin. Namun sebenarnya, penyakit angin duduk atau yang disebut angina pectoris dalam bahasa kedokteran merupakan salah satu jenis penyakit jantung. Angin duduk terjadi akibat adanya penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah di jantung, sehingga ada bagian jantung yang kurang mendapatkan pasokan oksigen. Akibatnya otot jantung mengalami kerusakan dan menimbulkan rasa nyeri yang sangat hebat.

Pertolongan Pertama Saat Keluarga Terkena Angin Duduk

Gejala dari angin duduk yaitu munculnya rasa nyeri secara tiba-tiba di bagian dada dan terasa sesak. Selain itu rasa nyeri dapat menjalar ke leher, punggung, hingga ulu hati, sehingga angin duduk sering dianggap gejala penyakit magh. Orang-orang pun biasanya menganggap sepele dan hanya mengambil tindakan seperti minum obat magh dan menggunakan minyak angin saja. Padahal angin duduk merupakan penyakit yang sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kematian jika tidak ditangani dengan cepat.

Pertolongan Pertama Saat Terkena Angin Duduk

Pasien yang mengalami penyakit angin duduk harus segera diberikan pertolongan pertama agar penyakitnya tidak semakin parah. Beberapa pertolongan pertama yang bisa dilakukan saat ada anggota keluarga yang terkena angin duduk antara lain:

1. Posisikan Dengan Nyaman

Jika pasien sedang beraktivitas dan tiba-tiba merasakan sesak pada dada yang sangat hebat, segera hentikan aktivitasnya dan dudukkan pada kursi sambil mengganjal kakinya dengan guling atau bantal. Posisi badan bisa sambil bersandar sehingga pasien berada posisi paling nyaman.

2. Berikan Obat untuk Meringankan Nyeri

Selain membuat pasien dalam posisi yang nyaman, berikan juga obat antiplatelet untuk mengurangi nyeri dadanya. Obat antiplatelet yang paling mudah ditemukan adalah dari golongan aspirin. Namun sebelum memberikan obat tersebut, pastikan pasien tidak memiliki alergi terhadap aspirin. Aspirin selain dapat menghilangkan nyeri juga dapat melancarkan pembuluh darah yang mengalami penyumbatan.

3. Periksakan ke Dokter

Setelah pasien merasa lebih baik, segera hubungi dokter atau bawa pasien ke rumah sakit terdekat. Sebaiknya temui langsung dokter spesialis jantung atau kardiovaskular. Dokter akan memeriksa apakah kerusakan pada otot jantung cukup parah, atau bisa segera sembuh hanya dengan mengkonsumsi obat saja.

4. Ajak Berisitrahat

Sebelum pergi ke rumah sakit atau bertemu dengan dokter, kita dapat mengajak pasien untuk beristirahat sembari menunggu untuk ditangani tim medis. Tentu saja Anda harus terus memantau kondisi pasien. Jika kondisinya memburuk dan responnya mulai menurun, lakukan Cardiopulmonary Resusication (CPR) dengan cara meletakkan kedua telapak tangan yang saling menumpuk pada dada pasien. Tekan sebanyak 30 kali dengan kedalaman 5-6 cm, dan berikan napas buatan jika pasien sampai kehilangan kesadaran.

5. Penanganan dengan Obat Tradisional

Selain cara di atas, ada cara tradisional yang bisa dilakukan sebagai tindakan pertolongan pertama terhadap pasien angin duduk. Namun jika kondisi mulai membaik, bukan berarti kita tidak memeriksakan diri ke dokter, karena cara ini bukanlah tindakan pengobatan. Caranya, ambil satu siung bawang putih lalu digeprek. Telan bawang tersebut setelah itu pergilah ke rumah sakit terdekat. Cara ini juga ampuh mengatasi masuk angin dan kesulitan buang air besar.

Nah, jika ada anggota keluarga atau orang di dekat Anda yang tiba-tiba merasa sesak napas dan menunjukkan gejala angin duduk, segera lakukan tindakan di atas ya. Pertolongan pertama sangat penting dilakukan karena dapat menyelamatkan nyawa keluarga atau orang lain yang mengalami sakit secara tiba-tiba. Agar terhindar dari penyakit angin duduk,  rutinlah berolahraga dan sediakan obat antiplatelet di rumah.

Loading...
5 Shares
Share5
+1
Pin
Tweet