Pertolongan pertama sesak nafas

Pertolongan pertama sesak nafas – Sesak napas membuat seseorang kesulitan mengambil napas dan dapat berakibat buruk jika tidak segera mendapat pertolongan pertama. Sesak napas bisa menyerang siapa saja, biasanya bisa disebabkan oleh berbagai faktor, baik karena penyakit ataupun kondisi lingkungan. Penyakit yang bisa menyebabkan sesak napas yaitu asma, penyakit paru-paru, penyakit jantung dan obesitas. Faktor dari luar seperti sedang berada di tempat yang suhunya ekstrim, berada pada ketinggian tertentu, olahraga yang berlebihan dan berada pada tempat banyak debu dan polusi yang menyebabkan alergi juga dapat menyebabkan sesak napas.

Pertolongan pertama sesak nafas

Gambar ilustrasi

Biasanya sesak napas dapat ditandai dengan beberapa hal seperti berikut ini:

  1. Meningkatnya frekuensi napas dari kondisi normal. Pada orang dewasa ditandai jika frekuensinya melebihi 20 kali per menit, pada anak-anak melebihi 30 kali per menit, sedangkan pada bayi melebihi 40 kali per menit.
  2. Terjadi sianosis, yaitu ujung jari dan area sekitar bibir berubah warna menajdi kebiruan.
  3. Kesulitan dalam menarik napas dan terdapat suara ngorok atau mengi saat bernapas.

Tersumbatnya jalan napas akibat peradangan pada daerah saluran pernapasan maupun pita suara juga dapat menyebabkan sesak napas. Jika ada orang di sekitar Anda mengalami sesak napas secara tiba-tiba, segera berikan pertolongan pertama agar penderita bisa selamat dari kematian. Berikut ini beberapa langkah pertolongan pertama yang dapat diberikan untuk penderita sesak napas.

5 Langkah pertolongan pertama sesak nafas

1). Bawa ke Tempat Nyaman

Saat Anda bertemu dengan penderita sesak napas yang kumat secar tiba-tiba, segera bawa orang tersebut ke tempat yang aman, nyaman dan tenang, juga jauh dari keramaian. Kondisi yang nyaman akan membuat orang tersebut lebih rileks dan dapat beristirahat. Keramaian akan membuat semakin sesak karena kadar oksigen menjadi berkurang di sekitarnya.

Baca Juga :  6 Gejala demam berdarah yang perlu di ketahui

2). Posisikan Duduk Setengah Miring

Agar pernapasan lebih lancar, bantu penderita agar dapat duduk dengan posisi setengah miring. Untuk membuatnya bertahan pada posisi tersebut, berikan ganjalan di sandarannya berupa bantal atau sesuatu yang dapat membuatnya nyaman. Posisi ini memungkinkan paruparu dapat lebih mengembang yang akan membaut udara lebih leluasa masuk. Jika ditidurkan penderita akan semakin merasakan sesak napas dan membuat kondisi semakin parah.

3). Berikan Air Hangat

Air hangat dapat memberikan perasaan lega dan dapat mengurangi sesak napas. Terkadang dengan bantuan air putih hangat jalan napas menjadi lebih bersih, karena bisa jadi ada sumbatan seperti dahak yang menyebabkan terjadinya sesak napas.

4). Jauhkan Penderita dari Alergen

Allergen merupakan penyebab terjadinya alergi, bisa berupa benda, debu, asap polusi dan lain sebagainya, yang dapat menyebabkan sesak napas. Dengan menjauhkan orang tersebut dari allergen, maka sesak napasnya akan berangsur pulih.

5). Beri Pijatan dan Longgarkan pakaian

Melonggarkan pakaian atau aksesoris seperti dasi dan tali pinggang akan membuat penderita merasa lebih lega. Berikan juga pijatan lembut pada saraf paru-paru yang berada pada jempol kaki, tepatnya 3-5 cm di atas ruas jempol.

Kelima langkah di atas diberikan bila penderita dalam kondisi sadar. Jika orang yang mengalami sesak napas tersebut tidak sadarkan diri, sebaiknya lakukan tindakan berikut ini:

  1. Periksa korban apakah masih mampu memberi respon atau tidak dengan menekan kukunya untuk merangsang nyeri.
  2. Periksa denyut nadi dan pastikan apakah korban masih bisa bernapas dengan normal atau tidak.
  3. Segera panggil ambulance agar segera mendapat pertolongan dari pihak medis.

Dengan mengetahui pertolongan pertama yang dapat diberikan pada penderita sesak napas, kita secara tidak langsung telah menyelamatkan nyawa seseorang. Semoga artikel ini bermanfaat.

Baca Juga :  5 Gejala diabetes yang harus di waspadai
Lihat Juga :
Loading...
3 Shares
Share3
+1
Pin
Tweet