URDAFALK : Manfaat & Efeksamping

Urdafalk merupakan obat kimia yang digunakan untuk menghancurkan batu empedu yang belum terlalu besar (tidak lebih dari 20 mm). penggunaan obat urdafalk membutuhkan waktu yang cukup lama hingga berbulan-bulan hingga batu empedu hancur total. Meski obat tersebut memiliki manfaat dalam mengobati penyakit dalam kantong empedu ini, urdafalk juga memberikan efek samping yang terkadang cukup mengganggu si penderita.

Urdafalk mengandung komposisi ursodeoxycholic acid yang diminum bersamaan dengan susu atau makanan. Obat tersebut dikemas dalam kapsul keras 250 mg, dengan dosis 8-10 mg/kg berat badan/hari, yang terbagi dalam 2-3 dosis. Urdafalk tidak boleh diberikan bagi ibu hamil dan menyusui. Selain itu obat tersebut akan menurun keefektifannya jika dikonsumsi saat sedang menggunakan pil kontrasepsi.

Urdafalk

Obat Urdafalk

Manfaat Obat Urdafalk

Secara spesifik obat urdafalk memberikan manfaat untuk mengobati penyakit yang berhubungan dengan hati dan empedu, juga menghancurkan batu empedu yang mengendap baik pada kantong empedu maupun saluran empedu. Batu empedu kolesterol radiolusen, hepatitis kolestatis, hepatitis aktif kronik (sirosis bilier primer/PBC, kolangitis sklerosing primer) bisa diatasi menggunakan obat urdafalk.

Obat urdafalk harus dihindari bagi penderita batu radio-opak atau batu radiolusen, batu kolesterol yang mengalami klasfifikasi, dan pimen empedu. Juga tidak disarankan untuk penderita alergi asam empedu, kolesistisis akut yang tidak mengalami remisi, kolangitis, obstruksi bilier, pankreatitis atau fistula GI-biliaris. Perlu konsultasi lebih lanjut dengan dokter untuk dapat menggunakan obat ini.

Efek Samping Obat Urdafalk

Setiap obat yang dibuat dari bahan kimia memang dapat menyembuhkan suatu  penyakit, namun biasanya selalu memberikan efek samping yang dapat menimbulkan masalah kesehatan lainnya, termasuk urdafalk. Beberapa efek samping dari penggunaan obat urdafalk yaitu gangguan pencernaan makanan termasuk mual dan muntah, keringat dingin, diare, ruam kulit, urtikaria, pruritus, kulit kering, sakit perut, kembung, stomatitis, konstipasi, dan kolesistitis. Selain itu obat ini juga menyebabkan pusing, rambut rontok, letih kecemasan (ansietas), gangguan tidur, nyeri punggung, depresi, batuk, nyeri kantung empedu, rinitis, artralgia, mialgia, rasa metal, kolesistitis.

Sekilas tentang Batu Empedu

Batu empedu terbentuk akibat terjadinya penumpukan komponen cairan empedu di kantong empedu, dan terhambatnya pengosongan kantong empedu, sehingga menyebabkan tumpukan cairan tersebut mengendap dan mengkristal membentuk batu. Cairan empedu yang dihasilkan hati dan ditampung dalam kantong empedu ini berfungsi untuk membantu mencerna lemak jika di dalam saluran pencernaan terdapat makanan yang mengandung lemak.

Cairan empedu sendiri terdiri dari air, kolesterol, protein, garam empedu dan bilirubin. Jika terjadi peningkatan kadar kolesterol dan bilirubin dalam cairan tersebut, dapat terjadi pengkristalan yang akhirnya terbentuk batu empedu. Batu empedu sendiri bisa saja terdapat di dalam kantong empedu (kolelitiasis), namun bisa juga ditemukan di saluran empedu koledokolitiasis).

Gejala yang ditimbulkan dari adanya batu dalam kantong empedu yaitu rasa sakit di bagian perut kanan atas secara tiba-tiba. Jika terjadi penyumbatan akan diikuti dengan gejala demam tinggi, sakit kuning, jantung berdenyut sangan cepat, gatal-gatal pada kulit dan mual disertai muntah. Batu empedu dapat berukuran kecil seperti pasir, namun juga bisa menjadi besar seperti bola golf, bisa juga hanya satu buah, dan bisa juga dalam jumlah banyak.

Untuk batu empedu yang masih berukuran kecil, dapat dilakukan tindakan dengan memberikan obat penghancur batu empedu, salah satunya adalah obat urdafalk. Namun jika batu sudah besar dan menimbulkan gejala yang nyata, maka jalan yang ditempuh adalah tindakan operasi.

Demikian artikel tentang manfaat dan efek samping obat urdafalk. Setiap obat pasti ada sisi baik dan buruknya, oleh karena itu menjaga kesehatan adalah poin terpenting agar kita tidak perlu berurusan dengan obat-obatan terutama yang terbuat dari bahan kimia.

Loading...
0 Shares
Share
+1
Pin
Tweet